BANYUASIN – TEROPONGSUMSEL.COM Upaya penanganan banjir yang selama ini menggenangi halaman SDN 15 Air Kumbang akhirnya mulai menunjukkan hasil. Melalui kolaborasi antara pihak sekolah, komite, pemerintah desa, dan para wali murid, penimbunan halaman berhasil dilaksanakan secara swadaya. Selasa 25 Februari 2025
Kepala Desa Budi Mulya, Samirin, menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh elemen masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, kondisi halaman sekolah yang kerap tergenang air saat hujan bukan hanya persoalan teknis, tetapi menyangkut kenyamanan dan keselamatan peserta didik.

“Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh warga sekolah dan para wali murid. Ini bukti bahwa masyarakat kita masih memiliki kepedulian tinggi terhadap pendidikan. Ketika fasilitas sekolah terdampak banjir, kita tidak tinggal diam,” ujar Samirin.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa langkah penimbunan yang dilakukan saat ini baru sebatas solusi darurat. Jika tidak ditindaklanjuti dengan pembangunan yang lebih permanen, permasalahan yang sama dikhawatirkan akan kembali terulang setiap musim penghujan.
“Penimbunan ini hanya langkah awal. Kalau tidak segera dilakukan pengecoran atau pembangunan permanen, genangan air bisa kembali terjadi. Anak-anak kita berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan aman,” tegasnya.
Samirin juga secara terbuka meminta perhatian serius dari pemerintah daerah dan instansi terkait agar persoalan tersebut masuk dalam skala prioritas pembangunan. Ia menilai, infrastruktur pendidikan semestinya menjadi perhatian utama karena berkaitan langsung dengan kualitas proses belajar mengajar.
“Kami berharap ada dukungan nyata dari pemerintah kabupaten maupun dinas terkait. Jangan sampai sekolah di desa harus terus mengandalkan swadaya masyarakat untuk kebutuhan infrastruktur dasar. Pemerintah harus hadir dan memberikan solusi konkret,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa pemerintah desa akan terus mendukung upaya-upaya perbaikan yang menyangkut kepentingan pendidikan. Namun keterbatasan anggaran desa tentu menjadi kendala jika harus menanggung pembangunan permanen secara mandiri.
Dengan adanya kolaborasi yang telah terbangun, Samirin berharap perhatian dari para pemangku kebijakan dapat segera terealisasi. Harapan para siswa, guru, serta tenaga kependidikan di SDN 15 Air Kumbang adalah memiliki halaman sekolah yang kokoh, tidak lagi berlumpur dan tergenang, sehingga aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung dengan nyaman dan aman sepanjang tahun.
Fitriyani